Rahasia Tersembunyi di Balik Berwudhu Bagi Wanita yang Penting Dipahami!

Blog Wanita – Berwudhu sebelum tidur memang ini kedengarannya sepele. Tapi jangan anggap enteng soal ini, ada rahasi di balik wudhu, pasalnya Rasulullah senantiasa wudhu bahkan dilakukan sebelum tidur.

Berwudhu, disamping bernilai ibadah juga bermanfaat besar bagi kesehatan dan mempunyai Rahasia Tersembunyi.

Secara tidak sadar, kita selalu menyepelekan hal berwudhu. Karena rangkaian gerakan saat berwudhu tidak sekedar membasahkan muka dari air saja.

Penemuan rahasia wudhu

Peneliti dari Universitas Alexsandria, dr musthafa syahatah, yang sekaligus menjabat sebagai Dekan Fakultas THT, menyebutkan bahwa jumlah basil pada orang yang berwudhu lebih sedikit dibanding orang yang tidak berwudhu.

Dengan ber-istisnaq (menghirup air dalam hidung) contohnya kita sanggup mencegah timbulnya penyakit dalam hidung.

Dengan mencuci kedua tangan, kita sanggup menjaga kebersihan tangan. Kita juga bisa menjaga kebersihan kulit wajah bila kita rajin berwudhu.

Selain itu, kita juga bisa menjaga kebersihan daun indera pendengaran dan telapak kaki kita, artinya dengan sering berwudhu kita sanggup menjaga kesehatan tubuh kita. Lalu, bagaimana jikalau berwudhu dilakukan sebelum tidur?

Nah, para pakar kesehatan di dunia senantiasa menganjurkan biar kita mencuci kaki verbal dan muka sebelum tidur. Bahkan, sejumlah pakar kecantikan memproduki alat kecantikan biar sanggup menjaga kesehatan kulit muka.

Di samping itu tentunya ajuan untuk berwudhu juga mengandung nilai ibadah yang tinggi. Sebab ketika seseorang dalam keadaan suci. Jika seseorang berada dalam keadaan suci, berarti ai akrab dengan Allah. Karena Allah akan akrab dan cinta kepada orang-orang yang berada dalam keadaan suci.

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa tidur dimalam hari dalam keadaan suci (berwudhu’) maka Malaikat akan tetap mengikuti, kemudian ketika ia bangun pasti Malaikat itu akan berucap ‘Ya Allah ampunilah hamba mu si fulan, kerana ia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci’”. (HR Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a.)

Hal ini juga ditulis dalam kitab tanqih al-Qand al-Hatsis karangan syekh muhamad bin umar an-nawawi al-mantany.

Dari umar bin harits bahwa nabi bersabda: “Barangsiapa tidur dalam keadaan berwudhu, maka apabila mati disaat tidur maka matinya dalam keadaan syahid disisi allah”.

Maksudnya orang yang berwudhu sebelum tidur akan memperoleh posisi yang tinggi disisi Allah. Dengan begitu sanggup disimpulkan bahwa berwudhu sebelu tidur merupakan ajuan nabi yang harus dikerjakan bila seseorang ingin memperoleh kemuliaan disisi Allah.

Manfaat Berwudhu Sebelum Tidur

Pertama, merilekskan otot-otot sebelum beristirahat. Mungkin tidak terlalu banyak penjelasan. Bisa dibuktikan dalam ilmu kedokteran bahwa percikan air yang dikarenakan umat muslim melaksanakan wudhu itu merupakan suatu metode atau cara mengendorkan otot-otot yang kaku karna lelahnya dalam beraktifitas.

Jika diambil efek positifnya bahwa jikalau seseorang itu telah melaksanakan wudhu, maka pikiran kita akan terasa rileks. Badan tidak akan terasa capek.

Kedua, mencerahkan kulit wajah. Wudhu sanggup mencerahkan kulit wajah lantaran kinerja wudhu ini menghilangkan noda yang membandel dalam kulit. Kotoran-kotoran yang melekat pada kulit wajah kita akan senantiasa hilang dan tentunya wajah kita menjadi cerah dan bersih.

Ketiga, didoakan malaikat. Dalam sabda Beliau yang disinggung pada cuilan atas, malaikat akan senantiasa menunjukkan do’a sumbangan kepada umat muslim yang senantiasa wudhu sebelum tidur. Padahal malaikat yaitu makhluk yang senantiasa berdzikir kepada Allah. pasti do’anya akan senantiasa dikabulkan pula oleh Allah.

Oleh karena itu, senantiasa berwudhu itu yaitu hal yang wajib kita lakukan.

Fenomena wudhu dan meninggal dunia saat tidur

Terkait
1 daripada 21

Dalam Sunnah Jauh-jauh hari Nabi saw sudah menunjukkan bimbingan dalam tidur biar tidak menjadikan bahaya, di antaranya tidur sambil miring ke kanan, tidak tidur sambil tengkurap.

Diriwayatkan oleh al-Hakim dari Abu Hurairah ra, Pernah suatu hari Nabi saw melewati seseorang yang tidur tengkurap di atas perutnya, kemudian dia menendangnya dengan kakinya seraya bersabda, “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu yaitu posisi tidur yang tidak disukai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Ahmad dan Al-Hakim).

Sesungguhnya alasannya yaitu ajal itu bermacam-macam, namun ajal tetaplah satu. Selain Sleep Apnea masih ada alasannya yaitu lainnya yang menjadi media datangnya kematian.

Karenanya, Nabi saw menunjukkan tips terbaik bagi umatnya dalam menghadapi ajal yang datangnya tak terduga ini.

Disebutkan dalam Shahihain, dari sabahat al-Bara’ bin Azib ra, Rasulullah saw pernah bersabda kepadanya; “Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melaksanakan shalat.” (HR. Bukahri dan Muslim).

Dalam menjelaskan faidah dari perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ini, Al-Hafidz Ibnul Hajar menyebutkan hikmahnya, di antaranya yaitu: Agar dia tidur pada malam itu dalam keadaan suci supaya ketika ajal menjemputnya dia dalam keadaan yang sempurna.

Dari sini diambil kesimpulan dianjurkannya untuk bersiap diri untuk menghadapi ajal dengan menjaga kebersihan (kesucian) hati lantaran kesucian hati jauh lebih penting daripada kesucian badan.

Imam al-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menyebutkan tiga pesan tersirat berwudlu sebelum tidur (yang maksudnya tidur dalam keadaan suci). Salah satunya yaitu khawatir kalau dia meninggal pada malam tersebut.

Abdul Razak mengeluarkan sebuah atsar dari Mujahid dengan sanad yang kuat, Ibnu Abbas radliyallahu ‘anhuma berkata, “Janganlah engkau tidur kecuali dalam kondisi berwudlu (suci), lantaran arwah akan dibangkitkan sesuai dengan kondisi dikala dia dicabut.”

Rahasia Cantik Wanita dengan Air Wudhu

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kau hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu hingga dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu hingga dengan kedua mata kai, dan jikalau kau junub maka mandilah, dan jikalau kau sakit atau dlm perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, kemudian kau tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yg baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. ALLAH tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi DIA hendak membersihkan kau dan menyempurnakan nikmat-NYA bagimu supaya kau bersyukur.”(QS. Al-Maidah:

Leopold Werner von Ehrenfels, seorang psikiater dan sekaligus neurology berkebangsaan Austria, menemukan sesuatu yang menakjubkan perihal wudhu. Ia mengemukakan bahwa pusat-pusat syaraf yang paling peka, yaitu sebelah dahi, tangan, dan kaki.

Pusat-pusat syaraf tersebut sangat sensitif terhadap air segar. Dari sini ia menghubungkan pesan tersirat wudhu yang membasuh pusat-pusat syaraf tersebut.

Ulama fiqih juga menjelaskan bahwa wudhu juga merupakan upaya untuk memelihara kebersihan. Daerah yang dibasuh dengan air wudhu menyerupai tangan, kawasan muka, dan kaki merupakan cuilan yang paling banyak bersentuhan dengan benda-benda asing, termasuk kotoran.

Oleh karena itu, kawasan tersebut harus dibasuh untuk menghindari penyakit kulit yang umumnya sering menyerang permukaan kulit yang terbuka dan jarang dibersihkan menyerupai sela-sela jari tangan, kaki, dan belakang telinga.

Ahmad Syauqy Ibrahim peneliti hidung, penyakit dalam, dan penyakit jantung di London menyampaikan : “Para pakar hingga kepada kesimpulan: Pencelupan anggota tubuh ke air akan mengembalikan tubuh yang lemah menjadi kuat, mengurangi kekejangan pada syaraf dan otot, menormalkan detak jantung, kecemasan dan insomania (susah tidur)”.

Nah dari laporan tersebut bisa kita tarik kesimpulan, bahwa air wudhu bisa menjaga wajah perempuan tetap cantik.

Mokhtar Salem dalam bukunya “Prayers a Sport for the Body and Soul” menjelaskan bahwa wudhu sanggup mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari melekat dan terserap oleh kulit.

Apabila dibersihkan dengan air (terutama dikala berwudhu), maka materi kimi tersebut akan larut bersama air. Selain itu, wudhu juga sanggup menciptakan seseorang menjadi tampak lebih muda.

Dalam buku Mukjizat Berwudhu karya  Oan Hasanuddin, R.O dijelaskan bahwa anggota tubuh yang dibasuh air wudhu mempunyai titik akupresure dan akupunktur yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seseorang.

Titik-titik tersebut merupakan cuilan titik pijat dan akupunktur untuk mengobati banyak sekali macam penyakit.

 

Baca Juga...

Tinggalkan Balasan

Alamat email bersifat pribadi